31.9 C
Jakarta

Published:

Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah aset strategis milik PT Orbit Terminal Merak (OTM) yang diduga berkaitan erat dengan perkara megakorupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di tubuh PT Pertamina dan subholding-nya, periode 2018–2023.

Jakarta, CupakNews.com | Tak tanggung-tanggung, total nilai kerugian negara dalam kasus ini ditaksir mencapai Rp193,7 triliun!

Dalam konferensi pers di Gedung Bundar Jampidsus, Rabu (11/6/2025), Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar menyebut pihaknya telah menyita dua bidang tanah di Cilegon, Banten, atas nama PT OTM berupa, Tanah seluas 31.921 m² (SHGB No. 119), Tanah seluas 190.694 m² (SHGB No. 32).

Keduanya diketahui milik Muhammad Kerry Andrianto Riza (MKAR)  anak dari pengusaha migas terkenal Riza Chalid dan Gading Ramadhan Joedo (GRJ), yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Selain tanah, penyidik juga menyita 21 unit tangki minyak raksasa, antara lain, 5 tangki kapasitas 24.400 KL, 3 tangki kapasitas 20.200 KL, 4 tangki kapasitas 12.600 KL, 7 tangki kapasitas 7.400 KL, 2 tangki kapasitas 7.000 KL

Disita pula dua jetty berkapasitas besar, Jetty 1, Max displacement 133.000 MT, Jetty 2, Max displacement 20.000 MT, tidak ketinggalan, satu unit SPBU juga ikut dirampas negara sebagai barang bukti.

Meski telah disita, operasional kilang dititipkan ke PT Pertamina Patra Niaga agar tetap berjalan dan tidak mengganggu pasokan energi nasional.

“Berkaitan dengan keberlangsungan operasional dari kilang dimaksud, maka oleh penyidik ini dititipkan kepada PT Pertamina Patra Niaga,” ujar Harli.

Kasus megakorupsi ini sudah menetapkan sembilan tersangka, termasuk jajaran petinggi Pertamina, Dari Internal Pertamina, Riva Siahaan (Dirut PT Pertamina Patra Niaga), Sani Dinar Saifuddin (Direktur Feedstock dan Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional), Yoki Firnandi (Dirut PT Pertamina International Shipping), Agus Purwono (VP Feedstock Management), Maya Kusmaya (Direktur Pemasaran Pusat & Niaga), Edward Corne (VP Trading Operations).

Dari Pihak Swasta, Muhammad Kerry Andrianto Riza (Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa), Dimas Werhaspati (Komisaris PT Navigator & Jenggala Maritim), Gading Ramadhan Joedo (Komisaris PT Jenggala & Dirut PT OTM). (***)

FOLLOW US

6,345FansLike
5,780FollowersFollow

Related articles

Recent articles